Corona oh Corona
Ditemani lagu Tenggelam karya mas Gigih yang di nyanyikan mbk Lani (Frau), sebulan ini penuh perenungan, bumi sedang tidak sehat, ada wabah, namanya Corona/Covid 19, semacam virus flu yang menyerang imunitas seseorang, yang paling berbahaya yaitu ketika virus ini terkena orang tua, anak kecil, orang yang sakit dan ibu hamil, gejalanya panas, batuk kering, dan gangguan nafas, sejak November 2019 sudah booming di Wuhan Cina, dan bulan Maret sudah nyampek di Indonesia. Banyak nyawa melayang, Ekonomi berantakan, bukan cuman di Indonesia tapi di seluruh dunia, sekolah diliburkan, pekerja di rumahkan, benar2 kacau, semua orang di suruh di rumah saja, tidak bergerombol, tidak boleh mudik, tidak boleh keluar wilayah, UN ditiadakan, pembelajaran dilakukan secara online, atau melihat tayanga tv edukasi di TVRI, berasa balik ke jaman dulu, tapi ah selalu ada tapi dalam sebuah peristiwa, selalu ada hal2 yang bisa disyukuri, langit jadi bersih, keluarga bisa sering kumpul, ya walaupun masih sering sibuk dengan hp dan laptop masing2, setidaknya berkumpul itu sudah lumayan bagus, bisa sholat berjamaah lebih sering, jadi bisa mudik lebih awal dan lebih lama, kebetulan mas Adhim juga dirumahkan sementara, semoga kami diberi kesehatan, oh iya bulan ini memasuki Ramadhan, harus bisa puas dengan tidak mudik ke Ngawi, harus bisa puas idul fitri di Malang dan Sidoarjo saya, Allah itu memberi cobaan untuk meningkatkan derajat surga hambanya, jadi walaupun sepertinya situasi ini aneh, dan menyulitkan banyak orang, ayoklah, cari jalannya syukur, kadang2 kalo gak di coba begini susah buat bersyukur, waktunya kembali dengan keluarga, waktunya rajin beribadah, waktunya menggeluti hobi lama, nanti waktu bulan Ramadhan, harus sukses 5 targetnya, suskes puasa, sukses terawih, sukses khatam Al Quran, sukses Lailatul Qodar dan sukses zakat. Bismillah moga gak ada hutang puasa tahun ini, moga bisa melalui 2020 ini dengan baik, rasanya pengen cepet 2021 aja. Huwaahhhh Aammiiinnn.... Udah yah... Bye 😇
Komentar
Posting Komentar